Home / Kegiatan / Rapat Koordinasi Satkorcab Banser XII Ngawi

Rapat Koordinasi Satkorcab Banser XII Ngawi

img-20170110-wa0019Satkorcab Banser XII-32 Ngawi melaksanakan rapat koordinasi perdana di masa kepemimpinan yang baru. Rapat koordinasi melibatkan 21 anggota Banser yang masuk dalam kepengurusan Satkorcab Banser XII-32 Ngawi, dan dihadiri oleh Sekretaris dan beberapa PC GP Ansor Kabupaten Ngawi dengan mengambil lokasi di Kantor PC NU Ngawi lantai 2, Selasa (10/01).

“Setelah Konfercab PC GP Ansor Ngawi yang dilaksanakan bulan agustus tahun 2016 kemaren, maka secara otomatis ada penyusunan pengurus baru Satkorcab Banser XII-32 Ngawi berdasarkan rapat pleno PC GP Ansor Ngawi yang dilaksanakan sebulan setelah konfercab, dan kami mendapatkan mandat menjadi Kasatkorcab Banser XII-32 Ngawi belum pernah mengadakan rapat koordinasi dengan semua jajaran Satkorcab Banser. Maka hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi untuk membahas dan merancang bangun kegiatan-kegiatan yang menjadi tugas dan tanggungjawab Satkorcab Banser,” terang Joko Suwarno Kasatkorcab Banser XII-32 Ngawi, Selasa (10/01).

Dalam Sarkorcab Banser itu ada staf atau biro-biro yang akan membantu dan melaksanakan kegiatan-kegiatan baik dari kegiatan wajib maupun kegiatan lain sesuai dengan tupoksi masing-masing biro, semuanya ini saling terkait antara satu dan lainnya. Ada juga empat satuan khusus yang masing-masing akan menjadi koordinator pasukan khusus yang ada di Satkorcab Banser XII-32 Ngawi. Harapannya di tahun 2017 ini semua unit khusus Banser melaksanakan Diklatsus untuk penambahan anggota unit yang baru memiliki 50 personil di masing-masing unit, jelas Joko Suwarno.

Sementara itu Abid Mahfudz sekretaris PC GP Ansor Ngawi yang hadir juga dalam rapat koordinasi tersebut, menyarankan Satkorcab Ngawi harus melaksanakan sebuah kegiatan sebagai ajang silaturohim anggota Banser se Kabupaten Ngawi, karena Diklatsar Banser yang dilaksanakan di tiap-tiap PAC GP Ansor se Kabupaten, secara otomatis antara Anggota PAC satu dan PAC lainnya tidak bertemu dalam satu Diklatsar. Maka perlu diadakan sebuah kegiatan silaturohim yang dikemas dalam Kemah Bakti yang diisi kegiatan-kegiatan tentang Kebanseran.

“Pada dasarnya silaturohim antar anggota ini sangat penting, jangan sampai antara anggota satu dan lainnya tidak saling kenal, Selain itu untuk menjaga kekompakan Banser dan tetap dalam satu komando sebagai benteng ulama’ dan benteng NKRI,” jelas Abid Mahfudz.

“Semua anggota Banser di Ngawi yang sudah berjumlah lima ribuan ini, semua telah melewati sebuah proses pendidikan dan pelatihan Banser yang mekanisme dan pelaksanaannya telah diatur dan dipatenkan sesuai dengan PD/PRT dan PO, setelah resmi menjadi anggota perlu di tambahkan lagi tingkat kedisiplinan dan kecakapan dengan sebuah materi yang dikaitkan dengan penanaman ediologi sebagai seorang benteng ulama’ dan benteng NKRI,” pungkas Abid Mahfudz.

About Joko Suwarno

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *