Home / Opini

Opini

Back To Qur’an – Back to Sunnah

wali

Kaum Salafi Wahabi sangat terkenal memiliki yel-yel: “Back To Qur’an“, “Back To Sunnah” yang jika diartikan “Kembali kepada al-Qur’an” dan “Kembali kepada Sunnah“. Mereka mengajak umat untuk kembali kepada al-Qur’an dan Sunnah. Kita muslimin semua tahu kenapa demikian? Karena, sebagai muslim sangat meyakini 100% tentunya bahwa al-Qur’an dan Sunnah merupakan …

Read More »

Hikmah Perang Uhud Buat Kita

perang uhud

Tidak ada yang kurang dengan apa yang disampaikan ketua Cabang dalam materi “Review” Diklat Kepemimpinan Dasar – DKD Banser Jogorogo Ngawi. Saya hanya menambah sedikit keterangan tentang Perang Di Gunung Uhud.  Perang Uhud adalah  perang yang dahsyat, perang antara umat Islam yang berjumlah 700 orang melawan musyrikin Makkah yang berjumlah …

Read More »

Aswaja Penjaga NKRI

aswaja-nkri

Betapa bangganya diri ini menjadi bagian dari warga Nahdlatul Ulama (NU), dimana bersama warga Nahdliyin lainnya tetap menjaga serta melestarikan budaya dan tata cara beribadah Rasulullah melalui para Waliyullah dan Kyai. Sebagai negara yg mayoritas rakyatnya memeluk agama Islam, serta mayoritas adalah warga Nahdliyin. Sejak zaman pra kemerdekaan, perang kemerdekaan, …

Read More »

Transfigurasi Ansor

ansor ngawi

Gerakan Pemuda Ansor sebentar lagi genap berusia 82 tahun. Usia yang sudah cukup tua, matang dan gosong atau nadaja wa ihtaraqa (meminjam istilah Kyai Abdul Wahab Sya’roni). Sebagai ormas kepemudaan terbesar di Indonesia, GP Ansor terus saja melakukan pembenahan dalam kerangka penguatan gerakan dan organisasi.

Read More »

Pseudo pergerakan?

ansor ngawi

Ketika kita bergerak dalam dan atas nama semangat dan nilai tertentu, keraguan kerap kali hadir dan muncul. Ini karena sulitnya memastikan “siapa bermain apa, untuk siapa, bagaimana dan mengapa” yang secara sirkumtansial mendorong munculnya gerakan kita tadi. Seiring dunia berada dalam pengaruh satu, dua, dan tiga kekuatan hegemonik, kita tidak …

Read More »

Mengapa saya Banser?

saya-banser

“Kelembagaan ulama itu warisan dari para Nabi”… begitu mafhum dari dawuh “innal ulama’ warasatul anbiya'” yang saya pahami. Pewaris para Nabi adalah sebuah kelembagaan ulama, bukan satu atau dua orang ‘alim (tunggal dari ulama).

Read More »